Minggu, 30 Oktober 2016

Lawang Sewu (Indonesia)

Kata Lawang Sewu berarti 'seribu pintu' dalam bahasa Jawa. Tempat ini adalah sebuah bangunan yang dibangun pada masa penjajahan Belanda yang terletak di Semarang, di Jawa Tengah. Bangunan memperoleh namanya karena memiliki banyak pintu dan jendela tinggi yang terlihat seperti pintu. Banyak penampakan hantu telah dilaporkan di tempat ini, termasuk hantu seorang wanita Belanda serta hantu tanpa kepala. Beberapa pihak bahkan mengklaim telah berhasil mengabadikan sosok hantu di tempat ini dengan merekamnya menggunakan kamera.
halaman lawang sewu Semula gedung ini untuk kantor pusat perusahaan kereta api (trem) penjajah Belanda atau Nederlandsch Indishe Spoorweg Naatschappij (NIS). Gedung tiga lantai bergaya art deco (1850-1940) ini karya arsitek Belanda ternama, Prof Jacob F Klinkhamer dan BJ Queendag. Lawang Sewu terletak di sisi timur Tugu Muda Semarang, atau di sudut jalan Pandanaran dan jalan Pemuda. Disebut Lawang Sewu (Seribu Pintu), ini dikarenakan bangunan tersebut memiliki pintu yang sangat banyak. Kenyataannya, pintu yang ada tidak sampai seribu. Bangunan ini memiliki banyak jendela tinggi dan lebar, sehingga masyarakat sering menganggapnya sebagai pintu.
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar